Masjid Abu Bakr al-Siddiq
مسجد أبو بكر الصديق
Masjid Abu Bakr as-Siddiq
Ikhtisar
Masjid Abu Bakar ash-Shiddiq adalah masjid bersejarah yang terletak di dekat sudut barat daya Masjid Nabawi, menghormati Khalifah Rasyidin pertama dan sahabat terdekat Nabi. Ia adalah bangunan sederhana di kawasan kota lama yang dikelilingi arsitektur tradisional Madinah. Kedekatannya dengan Haram menjadikannya tambahan yang mudah untuk setiap kunjungan.
Makna historis
Abu Bakar ash-Shiddiq adalah sahabat Nabi yang paling dipercaya, laki-laki dewasa pertama yang memeluk Islam, dan pendamping beliau selama Hijrah ke Madinah. Setelah wafatnya Nabi, Abu Bakar memimpin shalat Id di lokasi ini, melanjutkan tradisi kenabian. Kekhalifahannya, meski hanya dua tahun lamanya, menjaga persatuan komunitas Muslim selama salah satu periode paling rentannya.
Tahukah Anda?
Abu Bakar mendapatkan gelar 'ash-Shiddiq' (yang Membenarkan) karena ia langsung mempercayai Nabi ﷺ ketika beliau menceritakan Perjalanan Malam ke Yerusalem dan Mi'raj ke langit, tanpa keraguan sedikit pun.
Doa
When entering a mosque
بِسْمِ اللَّهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Bismillāh, waṣ-ṣalātu was-salāmu ʿalā Rasūlillāh. Allāhumma iftaḥ lī abwāba raḥmatik
In the name of Allah, and peace and blessings be upon the Messenger of Allah. O Allah, open for me the gates of Your mercy.
When leaving a mosque
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ
Allāhumma innī asʾaluka min faḍlik
O Allah, I ask You of Your bounty.
General supplication
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanā ātinā fid-dunyā ḥasanah, wa fil-ākhirati ḥasanah, wa qinā ʿadhāb an-nār
Our Lord, give us good in this world and good in the Hereafter, and save us from the punishment of the Fire.
Situs di sekitar
المسجد النبوي
Masjid Nabawi adalah situs tersuci kedua dalam Islam dan jantung spiritual kota Madinah. Di dalamnya terdapat Raudhah asy-Syarifah, sebuah taman dari taman-taman surga yang terletak di antara mimbar Nabi dan kamar mulia beliau, serta Kubah Hijau ikonik yang menandai tempat peristirahatan beliau yang penuh berkah. Masjid ini telah diperluas berkali-kali sepanjang sejarah dan mampu menampung lebih dari satu juta jamaah.
بيوت الصحابة
Kawasan di sepanjang dinding Kiblat saat ini dekat Bab as-Salam menandai tempat rumah-rumah beberapa sahabat berada. Empat di antaranya secara khusus dikenali: Rumah Ja'far bin Abi Thalib, Rumah Abbas bin Abdul Muthalib, Rumah Ammar bin Yasir, dan Rumah Naufal bin Harits.
حجرات أمهات المؤمنين
Awalnya terdapat 9 kamar untuk para istri Nabi. Kamar Aisyah menjadi Kamar Suci. Kamar-kamar lain berada di sisi timur dan utara tetapi telah menyatu ke dalam perluasan-perluasan masjid selama berabad-abad.